Gkr Hemas Resmi Buka Kejurnas Karate Wanita Tahun 2018

GKR HEMAS RESMI BUKA KEJURNAS KARATE WANITA TAHUN 2018

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Wanita Tahun 2018 bertajuk GKR Hemas Cup, secara resmi dibuka oleh Istri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) GKR Hemas di GOR Amongraga Yogyakarta pada Sabtu (22/12/2018). Dikutip dari laman jogjaprov.go.id, pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan pemasangan sabuk secara simbolis kepada peserta. Dilaksanakan pada 22-23 Desember 2018, ajang yang pertama kali dihelat secara nasional tersebut diikuti sebanyak 445 karateka wanita dari berbagai perguruan karate yang ada di bawah naungan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI). Terdiri dari 168 karateka untuk nomor festival, dan 277 karateka nomor open atau terbuka baik kelas kata maupun kumite.    

"Saya bangga sekali dan berharap karateka perempuan agar terus berlatih dan bertanding untuk mempersembahkan prestasi gemilang bagi Indonesia. Terima kasih kepada para pihak yang telah ikut mendukung terselenggaranya kejuaraan ini," ujar GKR Hemas dalam sambutan pembukaan.

Dirinya pun mendorong supaya para karateka wanita, selain berprestasi dan menjunjung sportifitas dalam kejuaraan tersebut, juga turut membentuk pribadi yang kuat dan tangguh. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji yang membacakan sambutan tertulis Gubernur DIY mengatakan, bahwa kejurnas ini sangat istimewa karena merupakan penghargaan bagi para karateka wanita. Selain itu kegiatan yang direncanakan rutin dihelat setiap dua tahun sekali ini juga didominasi oleh wanita, baik dalam hal keberadaan panitia pelaksana, wasit, maupun juri. Pihaknya meyakini bahwa kegiatan yang terprogram dengan baik tersebut nantinya juga dapat menghasilkan atlet berprestasi.   

"Saya harap sportifitas dijunjung tinggi, jangan sampai prestasi tercoreng karena tindakan yang tidak sportif, harus main bersih dan cantik," kata Baskara Aji.  

Ketua Umum Pengda Inkai DIY Budi Wibowo menambahkan, kejurnas yang diinisiasi oleh Perguruan Karate-Do Inkai DIY tersebut sengaja mengambil tajuk dan mempersembahkan trofi bergilir GKR Hemas Cup dengan sejumlah pertimbangan. Pertama, kegiatan ini lahir di Yogyakarta dan diharapkan dapat menjadi ikon dari DIY. Kedua, GKR Hemas merupakan Permaisuri dari Raja Ngayogyakarta Hadiningrat. Ketiga, tokoh wanita di DIY yang patut diteladani dan menjadi sumber inspirasi yakni GKR Hemas. Sebab, selain merupakan anggota DPD RI, beliau juga merupakan penerima penghargaan Bintang Maha Putera dari Presiden RI H. Ir. Joko Widodo.
         
"Sekarang beliau juga aktif dalam gerakan menuju generasi istimewa. Dan kejurnas ini diselenggarakan bertepatan dengan momentum Hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember. Itulah yang kemudian menjadi pertimbangan untuk mengusung nama Kejurnas Karate Wanita berikut dengan trofi bergilir. Mengapa harus di DIY, karena selain ingin menjadi ikon Yogyakarta, kami juga ingin semua perguruan shotokan di DIY bersama-sama membangun karateka, tidak hanya Inkai, tapi juga perguruan lainnya," papar Budi.  

Melalui kejuaraan tersebut, juga diharapkan bisa menjadi ajang pemanasan atlet-atlet wanita nasional jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 Papua. Serta menjadi ajang regenerasi atlet wanita yang akan membawa nama harum Indonesia di masa mendatang. Bertemakan Karateka Wanita Generasi Emas Menuju Indonesia Jaya Berlandaskan Semangat Bushido, kejurnas ini mempertandingkan 435 kelas. Dengan kontingen terjauh dari barat yakni Palembang, serta dari timur yakni Kota Makassar. Selain nomor open, nomor festival diadakan untuk mewadahi karateka pemula yang baru mengikuti karate selama enam bulan hingga satu tahun, atau istilahnya karateka debutan. Mulai dari usia 7 tahun sampai dengan SMA, dan usia 7 tahun hingga senior untuk nomor open. Disediakan hadiah berupa uang pembinaan dan seritifikat bagi peserta yang mendapatkan predikat juara satu hingga tiga, kemudian gelar best of the best untuk kelas kadet, junior, dan senior nomor open, juga trofi bergilir GKR Hemas Cup 2018 bagi penyandang juara umum. 

Caption Foto : (kiri) Istri Gubernur DIY GKR Hemas, didampingi Sekretaris Umum KONI DIY Drs. Agung Nugroho, M.Si. (kanan), dan Ketua Umum Pengda Inkai DIY Budi Wibowo (dua dari kanan), ketika membuka Kejurnas Karate Wanita Tahun 2018 di GOR Amongraga Yogyakarta pada Sabtu (22/12/2018). 

Foto : Humas Pemda DIY

Teks : Bidang Media dan Humas KONI DIY





ARTIKEL TERKAIT


14 Atlet Yongmoodo Diy Ikuti Kejuaraan Piala Kasad Tahun 2018
22 November 2018
14 ATLET YONGMOODO DIY IKUTI KEJUARAAN PIALA KASAD TAHUN 2018
Kita menargetkan tidak muluk-muluk, karena masih muda juga usia atlet. Dua emas melalui Danang untuk nomor yonmoo atau kata, dan Angel nomor kyorugi atau fight
Pembukaan Kejurnas Wushu Junior & Senior 2018
29 Maret 2018
PEMBUKAAN KEJURNAS WUSHU JUNIOR & SENIOR 2018
Kejurnas Wushu Junior & Senior 2018 diadakan dengan tujuan untuk menjaring atlet junior yang mewakili Indonesia dalam kejuaraan dunia
Musrenbang Olahraga Koni Diy 2017
30 September 2017
MUSRENBANG OLAHRAGA KONI DIY 2017
Dari hasil Musrenbang ini diharapkan bisa jadi acuan perencanaan dan pedoman pemangku kepentingan olahraga, pengambil kebijakan olahraga prestasi, utamanya dalam mencapai anggaran dan prestasi maksimal