Kontingen Popwil Iii Tahun 2018 Diy Dikukuhkan

KONTINGEN POPWIL III TAHUN 2018 DIY DIKUKUHKAN

Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL) III Tahun 2018 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang terdiri dari 262 atlet, pelatih/ofisial, tim aju, dan ketua kontingen, secara resmi dikukuhkan dan dilepas oleh Kepala Balai Pemuda Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (BPO Disdikpora) DIY Ir. Edy Wahyudi, M.Pd., di GOR Amongraga Yogyakarta pada 05 November 2018. Sebanyak delapan cabang olahraga (cabor) bakal diikuti oleh DIY. Meliputi bola basket, bola voli, bulutangkis, pencak silat, sepak bola, sepak takraw, tenis lapangan, dan tenis meja. 

"Tujuan POPWIL adalah merupakan babak kualifikasi delapan cabor, dan sebagai sarana evaluasi pelaksanaan pembinaan olahraga pelajar di daerah, dan menuju POPNAS XV Tahun 2019," ujar Kepala Seksi (Kasi) Olahraga BPO Disdikpora DIY Drs. Eka Heru Prasetya melalui Laporan Pengukuhan Kontingen DIY pada POPWIL III Tahun 2018 yang disampaikan di GOR Amongraga Yogyakarta pada Senin (05/11/2018).
 
Perihal dasar kegiatan tersebut, lanjut dia, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Nomor : 23/DPA/2018 tanggal 29 Desember 2017. Seperti diketahui, ajang yang digelar bersamaan dengan POPWIL II ini dihelat di Kota Surakarta (Solo), Provinsi Jawa Tengah, pada 7-13 November 2018.

Sejumlah venue pertandingan pun telah dipersiapkan, seperti GOR ATMI Pabelan dan GOR Sritex A untuk cabor bola basket, lalu GOR Sritex B untuk cabor bulutangkis, GOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk cabor bola voli, Ballroom Lorin Hotel untuk cabor pencak silat, Stadion R. Maladi Sriwedari Surakarta dan Stadion Sragen untuk cabor sepak bola, GOR Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Pabelan untuk cabor sepak takraw, Lapangan Tenis Manahan Surakarta untuk cabor tenis lapangan, serta Trade Centre Hartono Solo Baru Sukoharjo untuk cabor tenis meja.         

"Pesan Bapak Kepala Dinas (Dikpora DIY) tidak muluk-muluk, targetnya bisa masuk final di POPWIL, syukur kalau juara. Manfaatkan kesempatan ini, karena dibatasi umur tidak akan berulang untuk POPWIL dan POPNAS. Harapannya juga banyak atlet yang bisa bertanding di POPNAS Papua nantinya," jelas Kepala BPO Disdikpora DIY Ir. Edy Wahyudi, M.Pd., di sela-sela pengukuhan dan pelepasan kontingen mewakili Kepala Disdikpora DIY Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji.

Dalam kesempatan tersebut, Edy juga menyampaikan bahwa para atlet yang termasuk dalam kontingen POPWIL diharapkan ke depan dapat pula berprestasi hingga Asian Games 2018. Seperti atlet DIY Fitriyani (peraih medali emas cabor panjat tebing nomor women's speed relay), Muhammad Rian Ardianto (peraih dua medali perak cabor bulutangkis nomor men's team dan men's doubles), Ade Candra Rachmawan (peraih medali perak cabor bola voli pantai nomor men's beach volleyball), serta Gilang Ramadhan (peraih medali perunggu cabor bola voli pantai nomor men's beach volleyball). Sebab tak dipungkiri, melalui prestasi olahraga para atlet berpeluang untuk melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi, hingga menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Di sisi lain, dirinya pun turut mengimbau kepada para orang tua dan pendamping, khususnya atlet supaya bisa menjaga diri jelang hingga pertandingan POPWIL berlangsung. Jangan sampai karena keteledoran individu, dapat menyia-nyiakan usaha maupun latihan yang telah dipersiapkan selama berbulan-bulan sebelumnya. Semisal dalam berkendara, supaya lebih berhati-hati dan dianjurkan untuk berlapang dada maupun mengalah ketika ada pengguna jalan lain yang ingin mendahului. Hal ini mengingat para atlet ini juga merupakan aset penting bagi DIY.

Sebagai informasi, dalam POPWIL III 2016 Yogyakarta lalu kontingen DIY mencatatkan prestasi yang cukup baik. Yakni menempati peringkat kedua klasemen wilayah III dengan 14 emas 12 perak 8 perunggu. Selisih satu emas dengan Provinsi Banten yang menempati peringkat pertama dengan 15 emas 11 perak 8 perunggu. Ada tujuh provinsi di wilayah III yang turut berpartisipasi dalam POPWIL III Tahun 2018. Selain DIY, ada Banten, Jawa Tengah, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara.         

Turut hadir pula dalam Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen POPWIL III Tahun 2018 DIY yaitu Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY Drs. Agung Nugroho, M.Si., dan Motivator Lilik Wysa.

Foto & Teks : Bidang Media dan Humas KONI DIY





ARTIKEL TERKAIT


Prof. Djoko Resmi Menjabat Ketua Umum Koni Diy Periode 2017-2021
11 Juli 2018
PROF. DJOKO RESMI MENJABAT KETUA UMUM KONI DIY PERIODE 2017-2021
Ke depan bersama-sama DIY juga memiliki tugas berat, terutama di PON XX 2020 Papua mendatang, paling tidak nanti harapannya bisa menyamai prestasi seperti Gusti Prabu di PON Jabar sebelumnya, yang berhasil masuk 10 besar dengan meraih 16 medali emas
Tes Kesehatan Simpulkan Atlet Kurang Konsumsi Air Minum
18 Desember 2018
TES KESEHATAN SIMPULKAN ATLET KURANG KONSUMSI AIR MINUM
Dari hasil creatinin yang dapat mengetahui fungsi ginjal, agak prihatin karena banyak yang terlalu tinggi. Padahal normalnya perempuan 0.60 sampai 1.10, laki-laki 0.70 sampai 1.30. Perilaku minum air masih kurang bagus sehingga sebabkan dehidrasi
Rat Koni Diy Digelar 7 April 2018
17 Februari 2018
RAT KONI DIY DIGELAR 7 April 2018
Persiapan dan persyaratan RAT sudah tersusun, tinggal finishing dan action saja. Dalam rapat kali ini ditetapkan pada 7 April 2018. Untuk pelaksanaan Musordalub akan dibahas dalam RAT nantinya.