Koni Diy Sosialisasi Pedoman Umum Porda Xv 2019 & Mutasi Atlet

KONI DIY SOSIALISASI PEDOMAN UMUM PORDA XV 2019 & MUTASI ATLET

Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KONI DIY) mulai mensosialisasikan Pedoman Umum Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XV Tahun 2019 kepada Pengurus Daerah Cabang Olahraga (Pengda Cabor) di kantor KONI DIY setempat pada Kamis (08/03/2018). Setelah sebelumnya disepakati dengan KONI Kabupaten/Kota dalam pertemuan yang berlangsung di kantor KONI DIY pada 1 Maret 2018. Ajang yang direncanakan bakal dilaksanakan pada Oktober 2019 mendatang ini, mencantumkan sejumlah pedoman umum. Seperti cabor yang diperbolehkan mengikuti PORDA XV 2019 di Kota Yogyakarta adalah cabor yang organisasinya tidak habis masa bakti kepengurusannya.

Lalu cabor dan nomor yang dipertandingkan dalam PORDA XV 2019 sesuai dengan ketentuan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020. Cabor beregu yang berhak mengikuti PORDA XV adalah cabor yang diikuti sekurang-kurangnya tiga tim yang berasal dari tiga KONI Kabupaten/Kota. Cabor perorangan dipertandingkan apabila diikuti empat atlet yang berasal dari tiga KONI Kabupaten/Kota. Setiap KONI Kabupaten/Kota dapat mengirim maksimal dua peserta untuk setiap kelas / nomor pertandingan perorangan. Dan perhitungan juara umum mengacu pada sistem PON.

Perihal syarat kepesertaan PORDA XV 2019, pertama tercatat sebagai penduduk Kabupaten/Kota di wilayah DIY sekurang-kurangnya satu tahun dari waktu penyelenggaraan PORDA XV Tahun 2019, yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Identitas Anak (KTP/KIA) / Kartu Keluarga Asli dari Kabupaten/Kota yang diwakilinya. Kedua, tercatat sebagai atlet DIY yang dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Register KONI DIY. Ketiga, terdaftar sebagai pemain disahkan oleh Tim Keabsahan yang dibentuk oleh KONI DIY. Keempat, memiliki kartu identitas (ID Card) yang dikeluarkan oleh Panpel PORDA XV 2019 secara sah. Kelima, seorang atlet hanya diperkenankan mengikuti satu cabang olahraga. Keenam, usia atlet mengacu ketentuan PON XX Tahun 2020 bagi cabor yang dipertandingkan di PON, dan mengacu pada ketentuan Induk Organisasi bagi cabor yang tidak dipertandingkan di PON. Ketujuh, atlet yang sedang mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) untuk dipersiapkan mengikuti multievent internasional, tidak diperkenankan mengikuti PORDA XV 2019.

"Elite atlet memang sebaiknya tidak bertanding di event-event di bawahnya. Pernah ada atlet yang tidak konsentrasi ketika mengikuti Olimpiade, ingin cepat pulang karena ingin ikut PON. Sudah menjadi elite atlet masak turun di PON, memang tidak sesederhana itu karena ada beberapa dampak. Dan kalau elite atlet tidak boleh turun, kira-kira ada kompensasi finansial yang diberikan pusat tidak. Sehingga kemudian disepakati dan dari usul beberapa kabupaten, atlet yang mengikuti Pelatnas tidak boleh turun di PORDA. Karena mau kita, PORDA untuk PON, SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade," urai Ketua I KONI DIY Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., AIFO di sela-sela sosialisasi yang berlangsung pada Kamis (08/03/2018).  

Pelaksana Tugas (PlT) Ketua Umum KONI DIY Triyandi Mulkan, SH., MM., mengatakan bahwa sosialisasi ini menjadi upaya untuk mendekatkan Pengda Cabor dengan KONI DIY. Utamanya dalam rangka menyamakan berbagai hal yang berkaitan dengan PORDA XV 2019. Seperti Pedoman PORDA dan Mutasi Atlet, yang disusun sebagai langkah antisipasi apabila ada cabor yang menyalahgunakan sistem dan aturan mutasi. Dalam hal ini, pihaknya juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi Pengda Cabor, untuk terus menjalin komunikasi satu sama lain. 

"Pedoman PORDA XV 2019 ini sudah final, juga dengan Mutasi Atlet yang kami adopsi dari Peraturan KONI Pusat. Meski demikian, kami tetap memohon masukan dari Pengda Cabor terutama untuk pedoman khusus," jelas Ketua Bidang Pembinaan Organisasi KONI DIY Paryono, SH.

Dalam kesempatan tersebut, juga turut dipaparkan perihal pendataan pelaku olahraga seperti atlet, pelatih, wasit, hingga juri yang ada di DIY. Hal ini mengingat dalam pelaksanaan PORDA XV 2019 nantinya, akan diberlakukan sistem entry data secara online. Untuk mewujudkan hal ini, KONI DIY akan menggandeng Pengda Cabor dalam input data para pelaku olahraga tersebut dan segera ditindaklanjuti supaya program bisa cepat terealisasi. 

Foto dan Teks : Bidang Media dan Humas KONI DIY





ARTIKEL TERKAIT


Siap Ikuti Rakernas, Koni Diy Ingin Pertegas Kepastian Timeline Pon Xx
24 Agustus 2020
SIAP IKUTI RAKERNAS, KONI DIY INGIN PERTEGAS KEPASTIAN TIMELINE PON XX
Tentu kita akan memberikan masukan pada Rakernas KONI Pusat, di antaranya adalah tentang kepastian 'timeline', agenda-agenda menuju ke PON Papua. Karena PON sudah dipastikan mundur pada bulan Oktober 2021, tahapan-tahapan itu diminta sesegera mungkin
Kirim 6 Atlet, Perbakin Diy Optimis Lolos Pon
11 Desember 2019
KIRIM 6 ATLET, PERBAKIN DIY OPTIMIS LOLOS PON
Harapan kita tentu lolos terlebih dahulu, muncul penembak-penembak berprestasi seperti di SEA Games 2019, dan semoga Tim DIY bisa sukses di PON
Technical Meeting Cabor Porda Xiv/2017 Diy Mulai Digelar
17 Juli 2017
TECHNICAL MEETING CABOR PORDA XIV/2017 DIY MULAI DIGELAR
Ketua Umum KONI DIY dr. Hadianto Ismangoen didampingi Ketua I Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto, M.Kes, AIFO, dan Sekretaris Umum Drs. Agung Nugroho, M.Si ketika memimpin Rapat PORDA XIV 2017 DIY beberapa waktu lalu.