2 Atlet Fpti Diy Ikuti Seleknas Junior U-15-17

2 ATLET FPTI DIY IKUTI SELEKNAS JUNIOR U-15-17

Yogyakarta (19/10/2020) konidiy.or.id – Dua atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (FPTI DIY) berkesempatan mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) Atlet Junior U-15-17 Tahun 2020 di Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat pada 19-24 Oktober 2020. Yakni Sukma Lintang Cahyani yang juga merupakan atlet Pemusatan Latihan Daerah Pekan Olahraga Nasional (Puslatda PON) XX DIY untuk kategori putri, serta Ramaski Aswin Kristanto untuk kategori putra.

Disampaikan oleh Pelatih Tim DIY Sultoni Sulaiman bahwa kedua atlet terpilih mewakili DIY karena telah memenuhi persyaratan dan berpeluang besar lolos Seleknas tersebut. Hal ini mengingat pencapaian atlet yang selalu mendapatkan medali di ajang Kejuaraan Nasional Kelompok Umur (Kejurnas KU) pada tahun-tahun sebelumnya.

"Insya Allah peluangnya besar, karena di setiap kejurnas kelompok umur tahun-tahun kemarin, Lintang selalu dapat medali. Ramaski juga di peringkat 4 besar. Keduanya akan turun di nomor boulder dan lead," ujar Sultoni.

Adapun keikutsertaan kedua atlet, lanjut dia, juga turut didampingi oleh Manajer Tim Deny Ramadhan. Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Pengurus Daerah (SK Pengda) FPTI DIY Nomor 0035/SKP/PD-DIY/X/2020 tentang Penetapan Atlet-Atlet Seleknas Atlet Junior U-15-17 Tahun 2020, yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Pengda FPTI DIY Setiya. 

"Tentu bangga dan menyambut baik karena dapat kesempatan untuk mengirim atlet ke Seleknas untuk kelompok junior. Kita kirim dua orang dan tentu berharap agar keduanya bisa memberikan prestasi yg terbaik, bertarung secara 'fair' meskipun dalam persiapan terbatas karena Covid-19. Kami yakin kedua atlet ini bisa memberikan hasil terbaik dan membanggakan DIY untuk kemudian mewakili di event-event bersifat internasional. Mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat DIY supaya dapat bertarung secara maksimal," imbuh Setiya. 

Sebelumnya, ajang tersebut semula akan dihelat oleh Pengurus Pusat (PP) FPTI di DKI Jakarta pada 14-19 September 2020. Hal ini sesuai dengan SK PP FPTI Nomor 0819/SEK/PP-NAS/VIII/2000 tentang Undangan Seleksi Nasional Atlet Junior tertanggal 19 Agustus 2020. Namun kemudian diundur dan dijadwalkan ulang kembali pada 14-19 Oktober 2020 di DKI Jakarta dan Kabupaten Bekasi, seperti yang tertuang dalam SK PP FPTI Nomor 0911/SEK/PP-NAS/IX/2020 perihal Penundaan Seleksi Nasional Atlet Junior tertanggal 11 September 2020. 

Hingga akhirnya melalui SK PP FPTI yang ditandatangani langsung Sekretaris Umum Sapto Hardiono, bernomorkan 1008.3/SEK/PP-NAS/X/2020 perihal Pengunduran Waktu Seleksi Nasional Atlet Junior, jadwal diubah menjadi 19-24 Oktober 2020 dan dilaksanakan di Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi. Hal ini sehubungan dengan pengetatan penerapan protokol Covid-19 di wilayah Jabodetabek, dan demi menjaga kesehatan seluruh peserta dan penyelenggara seleknas.   

Foto & Teks : Bidang Mobilisasi Sumber Daya, Promosi, Media dan Humas KONI DIY





ARTIKEL TERKAIT


Oktober, Binpres Koni Diy Optimis Program Puslatda Pon Xx Berjalan Normal Kembali
30 Juni 2020
OKTOBER, BINPRES KONI DIY OPTIMIS PROGRAM PUSLATDA PON XX BERJALAN NORMAL KEMBALI
Oktober kemungkinan akan diawali tes fisik, setelah itu tim dari iptek akan identifikasi kelebihan dan kelemahan dari berbagai komponen. Lalu masuk pada (aktivasi) pembinaan (seluruh komponen latihan) di bulan November
Dokter Antok Ketua Umum Koni Diy Terpilih Periode 2017-2021
25 Maret 2017
DOKTER ANTOK KETUA UMUM KONI DIY TERPILIH PERIODE 2017-2021
Ingin ajak cabor & dengar pendapat mereka untuk pembentukan pengurus, sehingga enak bisa mendengar suara mereka langsung, walau ini jadi hak prerogatif saya. Tanggung jawab yang berat & jadi amanah bagi saya, terima kasih bagi yang sudah mendukung saya
Pentingnya Atasi Problem Psikologi Atlet Di Era Pandemi Covid-19
17 Juni 2020
PENTINGNYA ATASI PROBLEM PSIKOLOGI ATLET DI ERA PANDEMI COVID-19
Kita sudah mengalami latihan di rumah selama masa pandemi ini kurang lebih 2 bulan. Mau tidak mau para atlet dilanda kebosanan dan itu harus diatasi