Porda Xvi Disepakati Digelar Pada September Tahun 2022

PORDA XVI DISEPAKATI DIGELAR PADA SEPTEMBER TAHUN 2022

Yogyakarta (30/4/2020) konidiy.or.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KONI DIY) bersama KONI Kabupaten/Kota se-DIY menyepakati penyelenggaraan Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVI di Kabupaten Sleman, yang mulanya akan diadakan pada September 2021 mundur menjadi September 2022.

"Iya kami sepakat bulat untuk ditunda dan mundur menjadi September 2022, dengan tuan rumah Kabupaten Sleman," ujar Ketua Umum KONI DIY Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., AIFO., di KONI DIY pada Kamis (30/4).

Kaitannya dengan keputusan tersebut, beberapa hal menjadi dasar pertimbangan. Terutama dengan adanya perubahan jadwal penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua karena pandemi Covid-19, dari semula 20 Oktober - 2 November 2021 menjadi Oktober 2022, sehingga kemudian berimbas pada perubahan waktu penyelenggaraan PORDA XVI. Pertama, belum diketahuinya kapan permasalahan pandemi Covid-19 tersebut berakhir. Kedua, event berjenjang yang semestinya berurutan dari Pekan Olahraga Kabupaten/Kota (PORKAB/PORKOT), PORDA, PON, SEA Games, dan seterusnya. Mengingat PORDA dilaksanakan sebelum PON sebagai salah satu tahap evaluasi Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) PON untuk mencapai puncak prestasi PON.

Ketiga, padatnya jadwal event olahraga di tahun 2021. Seperti pada April-Mei 2021 memasuki Bulan Ramadhan. Lalu pada April 2021 terdapat Musyawarah Daerah (Musda) KONI DIY, Piala Dunia Sepakbola U-20, Juni 2021 ada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), dan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS), ASEAN School Games (ASG). Pada Juli 2021 ada perhelatan Olimpiade, Pekan Olahraga Wartawan Nasional (PORWANAS), Januari hingga Oktober 2021 Puslatda PON, Oktober 2021 PON XX Papua, dan November 2021 ada event SEA Games di Vietnam.     

Keempat, ketersediaan anggaran Pemerintah Daerah (Pemda) DIY maupun Pemerintah Kabupaten/Kota (Pemkab/Pemkot) di DIY. Melalui pertimbangan tersebut, pihaknya pun mencoba untuk membedah berbagai alternatif kapan waktu pelaksanaan PORDA XVI sebaiknya dilaksanakan. Yang pertama tetap diadakan di bulan September 2021, namun karena terlalu dekat dengan pelaksanaan PON XX pada Oktiber 2021 sehingga riskan terhadap kesiapan para atlet yang bertanding di PORDA menuju PON. Kemudian yang kedua, misalkan dimajukan pada Januari-Juni 2021, pada Januari-Februari 2021 anggaran belum turun. Sedangkan pada Maret-April 2021 memasuki Bulan Ramadan dan Musda KONI DIY.

Yang memungkinkan sebetulnya pada Mei-Juli 2021, karena cukup berjarak 3 bulan dengan PON. Namun yang menjadi permasalahan yakni di tahun 2021 anggaran dari Pemda DIY maupun Pemkab/Pemkot di DIY bisa diadakan atau tidak. Mengingat pada tahun tersebut, akan menjadi fokus pemulihan ekonomi daerah akibat pandemi Covid-19. Di samping itu, tidak sedikit biaya yang dibutuhkan untuk mengirimkan kontingen dan pengadaan tali asih bagi atlet berprestasi.

Alternatif ketiga, dimundurkan pada November-Desember 2021 juga tidak memungkinkan karena pada November 2021 ada SEA Games, dan memasuki akhir tahun pada Desember 2021 akan menjadi sulit untuk mempertanggungjawabkan anggaran daerah. Sehingga kemudian alternatif keempat yakni mundur pada September 2022. Yang kemudian disepakati dan diputuskan bersama-sama, dengan tuan rumah Kabupaten Sleman. Hal tersebut sebelumnya juga telah mendapatkan persetujuan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Pemda DIY Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIY sekaligus Pelaksana Tugas (PlT) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY Drs. Bambang Wisnu Handoyo yang disampaikan pada Rabu (29/4).   

Perihal pelaksanaan PORDA XVII di tahun 2023, Prof. Djoko begitu sapaan akrabnya mengemukakan, bahwa regulasi PORDA pada dasarnya mengikuti regulasi PON. Akan tetap dilaksanakan pada tahun 2023 atau mundur, masih belum dapat diputuskan. Mengingat saat ini juga belum ada keputusan terkait dengan penyelenggaraan PON XXI DI. Aceh-Sumatera Utara tetap di tahun 2024 atau tidak. Selanjutnya untuk hasil keputusan terkait dengan PORDA XVI dilaksanakan pada September 2022 tersebut, akan disampaikan pada Rapat Anggota KONI DIY Tahun 2021.  

"Kami juga sudah sampaikan keputusan ini kepada Pak Sekda dan BPO. Menjadi kepentingan Pemda DIY dalam menjawab surat dari Pemkab Sleman (terkait pelaksanaan PORDA XVI). Dan kita sampaikan hasil ini ke Rapat Anggota berikutnya. SK tentang tuan rumah PORDA tahun 2021 juga akan kita perbaiki tahunnya," jelas Prof. Djoko.

Sementara itu Ketua Umum KONI Kabupaten Sleman Ir. Pramana juga berpendapat sama, bahwa tahun 2021 daerah dipastikan akan lebih memperhatikan pemulihan ekonomi, termasuk Kabupaten Sleman yang akan menjadi Tuan Rumah PORDA XVI. Pihaknya yang sebelumnya menyampaikan masukan dari Dispora Kabupaten Sleman perihal PORDA XVI dilaksanakan pada Desember 2021, pun turut sepakat bahwa PORDA XVI sebaiknya digelar pada September 2022. Dengan adanya putusan tersebut, KONI Kabupaten Sleman akan segera menyampaikannya kepada Pemkab Sleman dan Pengurus Kabupaten Cabang Olahraga (Pengkab Cabor) di Kabupaten Sleman.

Foto & Teks : Bidang Mobilisasi Sumber Daya, Promosi, Media dan Humas KONI DIY






ARTIKEL TERKAIT


Atasi Konflik Internal, Koni Diy Dorong Asprov Pssi Diy Jalin Komunikasi Dengan Semua Pihak
30 Juni 2018
ATASI KONFLIK INTERNAL, KONI DIY DORONG ASPROV PSSI DIY JALIN KOMUNIKASI DENGAN SEMUA PIHAK
Kami prihatin dengan terjadinya konflik tersebut. Meminta Asprov PSSI DIY untuk segera menjalin komunikasi intensif dan dialog dengan berbagai pihak terkait, terutama dengan Forum Anggota, untuk mencari solusi terbaik
Partai Puncak Proliga 2018 Di Gor Amongraga Yogyakarta
12 April 2018
PARTAI PUNCAK PROLIGA 2018 DI GOR AMONGRAGA YOGYAKARTA
Dengan tunjukkan permainan sportif, menarik, dan menghibur, ajang ini bisa menjadi gambaran bagi pemain untuk bertanding di level lebih tinggi seperti Asian Games
Gantolle Terima Bantuan Peralatan Koni Diy
16 Juni 2020
GANTOLLE TERIMA BANTUAN PERALATAN KONI DIY
Peralatan untuk Gantolle kami serahkan, setelah sebelumnya harus menunggu karena kondisi saat ini. Menggunakan ukuran S karena disesuaikan dengan berat badan atlet. Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik