Kontingen Bantul Pertahankan Gelar Juara Umum Popda Diy

KONTINGEN BANTUL PERTAHANKAN GELAR JUARA UMUM POPDA DIY

Kontingen Kabupaten Bantul mampu menunjukkan kedigdayaannya di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (POPDA DIY) Tahun 2019. Dengan kembali mempertahankan gelar juara umum untuk yang kelima kalinya. Mengungguli rival terkuatnya Kabupaten Sleman, Bantul memimpin klasemen akhir perolehan medali dengan 75 emas, 68 perak, 66 perunggu. Selisih 10 emas dengan peringkat kedua yakni Sleman yang harus puas dengan 65 emas, 53 perak, 85 perunggu.

Disusul Kontingen Kota Yogyakarta di peringkat ketiga dengan 56 emas, 54 perak, 68 perunggu. Kemudian Kontingen Kabupaten Kulonprogo di peringkat keempat dengan 20 emas, 32 perak, 60 perunggu. Dan Kontingen Kabupaten Gunungkidul di peringkat kelima dengan 17 emas, 26 perak, 52 perunggu. Sebelumnya, di hari terakhir penyelenggaraan pertandingan POPDA DIY Tahun 2019, Bantul nyaris kehilangan predikat juara umum. Usai tertinggal 4 emas dari Sleman yang sementara memimpin dengan 53 emas. Namun tak lama kemudian, peringkat Bantul terdongkrak ke peringkat pertama klasemen usai mendapatkan tambahan medali 12 emas dari cabor pencak silat, 1 emas bola voli, 1 emas voli pasir, dan 1 emas tarung derajat, sehingga kemudian memimpin klasemen dengan 75 emas.

"Bersyukur ke Hadirat Allah SWT akhirnya dapat menyelesaikan seluruh pertandingan Pekan Olahraga Pelajar Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (POPDA DIY) Tahun 2019, yang dimulai pada tanggal 15 Maret dan berakhir pada 19 Maret 2019. Tentu dalam penyelenggaraan ini muncul bibit-bibit atlet muda potensial yang nantinya oleh Balai Pemuda Olahraga (BPO) akan dibina lebih lanjut untuk dipersiapkan dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional," ujar Kepala Seksi (Kasi) Pemuda Balai Pemuda Olahraga Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (BPO Disdikpora) DIY Drs. Latanggang mewakili Kepala BPO Disdikpora DIY Drs. Eka Heru Prasetya dalam Sambutan Penutupan POPDA DIY Tahun 2019 yang disampaikan di GOR Amongraga Yogyakarta pada Selasa (19/03/2019).
 
Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga tak lupa mengucapkan selamat kepada para atlet pelajar yang telah berhasil menorehkan prestasi dalam ajang POPDA DIY. Dikemukakan, keberhasilan yang didapat tersebut merupakan prestasi awal yang ke depan diharapkan dapat ditingkatkan lagi sehingga mampu mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi. Tidak hanya di tingkat provinsi, namun juga tingkat nasional bahkan internasional. Tak lupa ucapan selamat juga ditujukan kepada Kontingen Kabupaten Bantul yang kembali menyabet predikat juara umum, serta kontingen kabupaten/kota se-DIY yang turut menorehkan prestasi.

"Selamat kepada Kabupaten Bantul yang kembali menjadi Juara Umum POPDA DIY Tahun 2019. Mewakili BPO, saya juga menyampaikan terima kasih kepada 27 pengurus daerah cabang olahraga, dan 2 cabor eksebisi," imbuh dia.

Caption Foto : (kiri ke kanan) Kasi Pemuda BPO Disdikpora DIY Drs. Latanggang ketika menyerahkan trofi Juara Umum POPDA DIY Tahun 2019 kepada Kabid Pemuda dan Olahraga Dispora Kabupaten Bantul Drs. Joko Surono dalam sesi penutupan POPDA DIY Tahun 2019 di GOR Amongraga Yogyakarta pada Selasa (19/03/2019).  

Foto & Teks : Bidang Media dan Humas KONI DIY





ARTIKEL TERKAIT


Kejuaraan Nasional Taekwondo Aau-bti Cup Tahun 2018 Targetkan 1.600 Peserta
16 Mei 2018
KEJUARAAN NASIONAL TAEKWONDO AAU-BTI CUP TAHUN 2018 TARGETKAN 1.600 PESERTA
Pertandingan ini juga bisa menjadi ajang try in bagi para atlet pemusatan latihan daerah (puslatda) DIY, juga kesempatan bertanding bagi para atlet junior
Dyah Torehkan Prestasi Dalam 18th World Pencak Silat Championship 2018
18 Desember 2018
DYAH TOREHKAN PRESTASI DALAM 18TH WORLD PENCAK SILAT CHAMPIONSHIP 2018
Alhamdulillah bersyukur sekali diberi Allah SWT nikmat yang luar biasa ini. Berkat doa dan dukungan orang tua, orang-orang terdekat, dan banyak orang saya bisa meraih juara ini
Pembukaan Kejurnas Wushu Junior & Senior 2018
29 Maret 2018
PEMBUKAAN KEJURNAS WUSHU JUNIOR & SENIOR 2018
Kejurnas Wushu Junior & Senior 2018 diadakan dengan tujuan untuk menjaring atlet junior yang mewakili Indonesia dalam kejuaraan dunia