M. Yazid Kembali Jabat Ketua Umum Pengda Forki Diy Periode 2019-2023

M. YAZID KEMBALI JABAT KETUA UMUM PENGDA FORKI DIY PERIODE 2019-2023

H. Muhammad Yazid, S.Ag., kembali menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Daerah Cabang Olahraga Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (Pengda Cabor FORKI DIY) Periode 2019-2023 seusai terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) FORKI DIY yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY pada Minggu (24/02/2019). 

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh 15 perguruan karate dan perwakilan 5 FORKI Kabupaten/Kota se-DIY tersebut, juga dipilih empat formatur yakni F. Sigit Harjanto, Ir. Suparmadi, Dr. H. Akhsanul Fuadi, S.Ag., M.Pd., dan Wibowo Purno Katoto, S.TP., M.Si., yang akan bertugas membantu Ketua Tim Formatur H. Muhammad Yazid, S.Ag., dalam memilih dan menetapkan susunan personalia Pengda FORKI DIY Masa Bakti 2019-2023. Kemudian sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 09/Skep-Musda-FORKI-DIY/II/2019, susunan kepengurusan ini nantinya harus diumumkan oleh Tim Formatur paling lambat 14 hari terhitung surat keputusan ini ditetapkan, yang berlaku sejak 24 Februari 2019. 
   
"Musda FORKI DIY Alhamdulillah berjalan dengan baik tanpa kurang suatu apapun. Pimpinan Sidang dan segenap peserta Musda FORKI DIY yang saya hormati, saya ucapkan terima kasih setinggi-tingginya terkait dengan semuanya selaku yang memberikan mandat, pada Musda lalu dan sekarang," ujar Yazid dalam sambutan Ketua Umum Pengda FORKI DIY terpilih kepada audiens.

Sesuai dengan visi misi yang diusung, dirinya pun berharap ada kebersamaan dari semua pihak untuk memajukan FORKI DIY ke depannya. Yang diawali dengan penyusunan kepengurusan bersama dengan Tim Formatur. Pria yang juga merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY ini menargetkan dalam 15 hari, hal tersebut dapat diselesaikan. Kemudian meningkatkan konsolidasi internal kepengurusan, dan melaksanakan program kerja yang belum terealisasi selama ini.  

"Ke depan mari kita bentuk anak-anak karate kita menjadi anak-anak yang bisa diharapkan untuk meneruskan perjuangan kita. Meningkatkan kualitas dan kuantitas kinerja kita, dengan harapan bisa memperoleh prestasi yang kita harapkan. Tentu ini tidak bisa dikerjakan sendiri, tanpa campur tangan panjenengan semua. Yang dengan kebersamaan mari majukan karate DIY," jelasnya.    

Dalam kesempatan tersebut, juga dirumuskan beberapa hal dalam Komisi A Bidang Organisasi Musda FORKI DIY Periode 2019-2023. Di antaranya mengenai adanya pelatihan manajemen organisasi, pelatihan penyusunan anggaran dan kegiatan organisasi, pembuatan buletin, website dan sarana komunikasi, data dinding masa jabatan kepengurusan dari masing-masing perguruan, hingga membuat prosedur terkait perpindahan atlet, pelatih, wasit/juri yang merujuk pada pedoman Badan Arbitrase KONI, untuk kemudian disosialisasikan kepada setiap perguruan. 

Dalam Komisi B Bidang Pembinaan Prestasi Musda FORKI DIY Periode 2019-2023, juga mencantumkan beberapa rumusan terutama dalam hal meningkatkan teknik pembinaan dan pola latihan yang dapat mendukung kemajuan FORKI DIY. Semisal, menyiapkan atlet-atlet yang siap pakai dengan mutu teknik yang baik dan mempunyai semangat juang yang berlandaskan pada Sumpah Karate, peningkatan sumber daya kepelatihan yang memadai serta mempunyai kemampuan, memimpin, melatih, dan menyiapkan program latihan yang sistematis, serta berkesinambungan. Lalu merancang pola pelatihan dengan menggunakan 'Sport Science', menyelenggarakan Kejuaraan Daerah (Kejurda) FORKI Full Body Contact dan Non Full Body Contact, dan sebagainya.     

"Rumusan-rumusan yang sudah disusun oleh Komisi A dan B, menjadi catatan kami untuk melaksanakan program kerja dan acuan bagi kami untuk menyusun program kerja ke depan," kata dia. 

Sementara itu Ketua Umum KONI DIY Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., AIFO., yang berkesempatan membuka Musda FORKI DIY tersebut berpesan, supaya kepengurusan baru FORKI DIY dapat bersiap menghadapi Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2019 menuju PON XX Papua Tahun 2020, terutama dalam hal kesiapan atlet. Di samping juga kesiapan dalam melaksanakan Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XV DIY Tahun 2019. Diakui hal ini menjadi tugas yang tidak mudah, namun demikian dengan terus mengawal FORKI DIY ke depannya diharapkan dapat mencetak kejayaan dan prestasi yang bagus bagi karate DIY. Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta (FIK UNY) ini juga turut mengapresiasi kinerja kepengurusan FORKI DIY sebelumnya, yang telah berupaya untuk memajukan karate di DIY dan melaksanakan Musda FORKI DIY. Dirinya pun tak lupa mengucapkan selamat kepada Ketua Umum terpilih, berikut dengn Tim Formatur dan kepengurusan baru yang akan dibentuk nantinya.  

Foto Caption : Ketua Umum FORKI DIY terpilih H. Muhammad Yazid, S.Ag., ketika menyampaikan sambutannya dalam Musda FORKI DIY yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY pada Minggu (24/02/2019). 

Foto & Teks : Bidang Media dan Humas KONI DIY






ARTIKEL TERKAIT


439 Orang Terima Penghargaan Gubernur Anugerah Prestasi Dikpora Tahun 2018
19 Desember 2018
439 ORANG TERIMA PENGHARGAAN GUBERNUR ANUGERAH PRESTASI DIKPORA TAHUN 2018
Saya menyampaikan penghargaan yang tinggi atas upaya-upaya tak kenal lelah dan tak kunjung menyerah dari para penggiat kegiatan pendidikan, pemuda, dan olahraga penerima penghargaan ini
Usai Lebaran, Koni Diy Cek Fisik Atlet Puslatda Pra-pon
07 Juli 2019
USAI LEBARAN, KONI DIY CEK FISIK ATLET PUSLATDA PRA-PON
Harapannya melalui tes ini kami dapat evaluasi sejauh mana kemampuan fisik atlet. Dan nantinya akan dibandingkan dengan tes terakhir pada Desember 2018 lalu, ada peningkatan atau tidak
Prof. Djoko Resmi Menjabat Ketua Umum Koni Diy Periode 2017-2021
11 Juli 2018
PROF. DJOKO RESMI MENJABAT KETUA UMUM KONI DIY PERIODE 2017-2021
Ke depan bersama-sama DIY juga memiliki tugas berat, terutama di PON XX 2020 Papua mendatang, paling tidak nanti harapannya bisa menyamai prestasi seperti Gusti Prabu di PON Jabar sebelumnya, yang berhasil masuk 10 besar dengan meraih 16 medali emas