Pimpin Pgi Diy, Junaidi Target Diy Tuan Rumah Pra-pon

PIMPIN PGI DIY, JUNAIDI TARGET DIY TUAN RUMAH PRA-PON

Ir. Yoseph Junaidi resmi menjadi Ketua Umum Pengurus Daerah Persatuan Golf Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (Pengda PGI DIY) Periode 2018-2022 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) PGI DIY Tahun 2018 yang diselenggarakan di Royal Ambarrukmo Yogyakarta (RAY) pada Kamis (27/12/2018). Dihadiri oleh perwakilan Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) PGI se-DIY dan sejumlah klub lapangan golf, Junaidi yang menjadi calon tunggal mendapatkan dukungan penuh dari para pemilik suara, dan menggantikan Ketua Umum Pengda PGI DIY Demisioner Didiet Mukti Rahardjo yang telah habis masa jabatannya pada tahun 2018.

"Terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Target, pertama tentu ingin DIY menjadi tuan rumah Pra-PON. Sudah nego dengan PB (PGI), untuk hal itu bersaing dengan Sulsel. Sekali-kali Pra-PON di Yogyakarta, semoga saja terwujud," ujar Ir. Yoseph Junaidi dalam sambutannya kepada audiens seusai Musda PGI DIY Tahun 2018.

Dia juga mengemukakan, dengan terpilih menjadi tuan rumah Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON) Tahun 2019, maka besar kemungkinan juga menjadi tuan rumah kejuaraan nasional (kejurnas). Sebagai informasi, kualifikasi Pra-PON tersebut direncanakan diadakan pada pertengahan tahun 2019. DIY yang sempat meloloskan dua atlet putra dan putri yakni Tjia Edi Susanto dan Kintan Putri Rais dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Tahun 2016 Jawa Barat lalu, bertekad dapat meloloskan lebih dari dua atlet pada PON XX Tahun 2020 Papua. Untuk diketahui, meski meloloskan dua atlet pada PON XIX 2016 Jawa Barat, namun DIY hanya memberangkatkan atlet putri. Hal ini mengingat atlet putra yang sudah memasuki usia senja, dan memilih untuk tidak berangkat dalam ajang multievent nasional tersebut. 

Di samping itu, Junaidi juga telah merancang sejumlah program untuk kepengurusan baru nantinya. Seperti mendukung adanya pelaksanaan kejurnas antar pengda oleh Pengurus Besar (PB) PGI, yang bisa menjadi pembinaan berjenjang seusai kejuaraan daerah (kejurda). Kemudian melaksanakan kejurda minimal tiga bulan sekali untuk meningkatkan kompetisi di daerah. Menjalin dan meningkatkan kerja sama dengan dengan pemilik lapangan golf di DIY, menggalakkan program 'goes to school' dengan harapan dapat lebih mengenalkan kembali cabang olahraga (cabor) golf kepada pelajar dan anak muda, membentuk Pengkab PGI Kulonprogo, hingga merangkul semua pihak untuk memajukan PGI DIY ke depannya.

"Meski banyak PR yang harus dilakukan, tidak ada yang sulit kalau dikerjakan bersama-sama. Tentang anggaran, ingin melakukan kerja sama dengan pemilik lapangan golf. Jadi ketika ada pertandingan harus sesuai standar dan wajib ada rekomendasi dari PGI, itu yang coba disasar untuk pembinaan. Juga ingin perkuat kerja sama semuanya untuk kepentingan bersama," jelas pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) Pengda PGI DIY ini.                      

Sementara itu Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., AIFO., yang turut hadir dan didampingi oleh Wakil Ketua Umum II KONI DIY Drs. Rumpis Agus Sudarko, MS., mendukung adanya upaya positif kepengurusan baru PGI DIY yang ingin menjadikan DIY sebagai tuan rumah Pra-PON. Pihaknya juga mendorong dalam PON XX Tahun 2020 Papua mendatang, Pengda PGI DIY dapat meloloskan setidaknya empat atlet dan menargetkan satu emas melalui pertandingan cabor tersebut. Sebagai informasi, pada PON tersebut DIY bertekad untuk memperbaiki peringkat yang didapat di PON XIX 2016 Jawa Barat lalu, yang menempati urutan sepuluh dengan 16 emas, 15 perak, 25 perunggu. Untuk mewujudkan hal tersebut, pada awal tahun 2018 KONI DIY telah menggelar program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) bagi sekitar 150 atlet dari 21 cabor dan 28 subcabor.

"Terima kasih dan apresiasi kepada panitia, juga terima kasih atas pengabdian kepengurusan lalu. Selamat menunaikan tugas untuk ketua terpilih. Semoga bisa segera terbentuk kepengurusan baru, harapan kami empat tahun ke depan lebih baik dari yang lalu," imbuh Prof. Djoko.


Caption Foto : (kiri ke kanan) Ketua Umum Pengda PGI DIY Demisioner Didiet Mukti Rahardjo menyerahkan laporan pertanggungjawaban kepada Ketua Umum Pengda PGI DIY Periode 2018-2022 Terpilih Ir. Yoseph Junaidi seusai pelaksanaan Musda PGI Tahun 2018 di Royal Ambarrukmo Yogyakarta pada Kamis (27/12/2018).   
 
Foto & Teks : Bidang Media dan Humas KONI DIY










ARTIKEL TERKAIT


Nahkoda Baru Ptmsi Diy Berambisi Cetak Atlet Potensial
10 Maret 2018
NAHKODA BARU PTMSI DIY BERAMBISI CETAK ATLET POTENSIAL
Turut mendorong adanya pembinaan prestasi di usia muda dan kelompok umur. Juga sekaligus dipertimbangkan tentang pengadaan venue cabang olahraga (cabor) untuk latihan bersama.
Prof Djoko Pekik Ditetapkan Sebagai Ketua Umum Koni Diy
12 Mei 2018
PROF DJOKO PEKIK DITETAPKAN SEBAGAI KETUA UMUM KONI DIY
Dengan ini kami pimpinan sidang menyatakan Prof. Dr. Djoko Pekik, M.Kes., AIFO secara sah sebagai Ketua Umum KONI DIY definitif periode 2017-2019
Jelang Musornaslub, Koni Diy Tetap Dukung Koni Aceh-sumut Jadi Tuan Rumah Pon Xxi
22 Maret 2018
JELANG MUSORNASLUB, KONI DIY TETAP DUKUNG KONI ACEH-SUMUT JADI TUAN RUMAH PON XXI
Pada prinsipnya tidak ada perubahan, KONI DIY tetap pada pendirian seperti yang disampaikan Ketua Umum KONI DIY sebelumnya almarhum Dokter Hadianto Ismangoen